Celoteh Ganong Manyar


kandang
Februari 5, 2011, 2:41 pm
Filed under: Uncategorized | Tag:

lumayan buat makan

aku sedari dulu hanya termangu saja di gurun pasir, dalam mimpiku

tapi aku tinggal tinggal di gubukku

di kandang pendosa

 

itu rumahku

kafilah yang berjalan di gurun waktu

walaupun kasihku menangis

tapi aku tetap tertawa

 

meringis…….

 


Tinggalkan sebuah Komentar so far
Tinggalkan komentar



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: